Dreame Hentikan Project Starry Sky dan Keluar dari Industri Kendaraan Listrik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dreame Technology telah menghentikan seluruh proyek pengembangan kendaraan listrik dan keluar dari industri otomotif setelah sekitar satu tahun beroperasi di sektor ini. Keputusan ini menyebabkan penutupan divisi otomotif perusahaan yang dikenal sebagai Project Starry Sky, serta penghentian pengembangan model Nebula NEXT 01 JET Edition yang sebelumnya diperkenalkan pada April. Model hyper-EV ini sempat mencuri perhatian dengan klaim akselerasi 0-100 km/jam dalam 0,9 detik menggunakan dua pendorong roket berbahan bakar padat. Namun, laporan terbaru mempertanyakan kelayakan klaim tersebut dan sejauh mana proyek benar-benar berkembang. Operasional otomotif Dreame yang dulu mempekerjakan hampir 1.000 karyawan kini hanya tersisa beberapa puluh staf untuk menangani penutupan, masalah hukum, dan penyelesaian keuangan.
Bagikan
Berita terkait
KPPU Ungkap Ancaman Persaingan Tak Sehat di Industri Motor Listrik
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 08.05
Penetrasi Motor Listrik Nasional Masih di Bawah 1 Persen
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 21.01
Soal Rencana Kendaraan Listrik Nasional, INDEF Beri Peringatan
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.58
Kadin Jabar Dorong Ekosistem Molinas Perkuat Industri Kendaraan Listrik
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 13.38