Dua Penyebab Paling Banyak Picu Kebakaran di Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9316975/original/071522400_1785998708-sreng3.jpg)
Korsleting listrik menjadi penyebab kebakaran paling dominan di Jakarta selama Juli hingga Agustus 2026, diikuhi pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan hal ini saat menggelar Apel Jaga Jakarta Kesiapsiagaan Musim Kemarau 2026 di Monas. Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, tercatat 457 kejadian kebakaran selama periode tersebut, dengan 240 di antaranya terjadi pada Agustus. Peningkatan kasus kebakaran menjadi perhatian Pemprov DKI mengingat musim kemarau dan fenomena El Nino yang memperpanjang periode kemarau. Pramono menyampaikan bahwa puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026, sehingga risiko kebakaran di kawasan permukiman padat semakin meningkat. Untuk mengantisipasi, Pemprov DKI memastikan setiap RW dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR) dan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tidak mudah terbakar. Langkah-langkah pencegahan yang disarankan meliputi penggunaan air yang bijak, menjauhkan sumber api dari lingkungan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melaporkan potensi kebakaran kepada aparat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.46
Mengapa Asap Karhutla Berdampak pada Penerbangan? Ini Kata BMKG
kumparan · 2 September 2026 pukul 11.10
Pramono: 457 Kebakaran Terjadi Selama Juli-Agustus 2026, Jakbar Paling Banyak
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 10.50
457 Kebakaran Landa Jakarta Selama Juli-Agustus, Korsleting Listrik Jadi Penyebab Dominan
Detik.com · 2 September 2026 pukul 10.08
Pramono Ungkap Mayoritas Kebakaran di DKI Dipicu Korsleting dan Bakar Sampah
Berita terkait
240 Kebakaran Sepanjang Agustus, Jakbar dan Jaktim Paling Rawan
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.30
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta dalam 2 Bulan, Paling Banyak Jakbar
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 09.51
Cegah Karhutla, Aktivitas di Kawasan Hutan Jabar Bakal Diperketat
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 18.14
Mengapa Kebakaran Hutan dan Lahan di Indonesia Terus Berulang?
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.15