Dua Tahun Berlalu, Nasib Penyintas Bencana di Cianjur masih Terkatung-katung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bencana hidrometeorologi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, akhir 2024 menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur. Hampir dua tahun berlalu, belum ada bantuan rehabilitasi dari pemerintah pusat. Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyatakan 17 kecamatan terdampat, sebagian besar di wilayah selatan. Pemkab Cianjur telah mengajukan permohonan bantuan sebesar Rp112 miliar kepada BNPB untuk korban tanah longsor dan pergeseran tanah. Verifikasi diperkirakan dilakukan pada September 2025. Sementara itu, Pemkab Cianjur telah mengalokasikan Rp7,2 miliar dari APBD untuk bantuan logistik, hunian sementara, dan perbaikan infrastruktur. Wahyu menegaskan komunikasi tetap dilakukan dengan BNPB dan pemerintah pusat agar bantuan segera cair.
Bagikan
Berita terkait
BNPB Usul Setiap Daerah Punya Gudang Bencana, Stok Logistik Butuh Rp 5-10 Miliar
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 18.31
BPBD Sebut Titik Hotspot Karhutla 3 Provinsi di Sumatra Menurun
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 18.18
Karhutla di Kalteng Semakin Meluas, Ada 3.947 Titik Panas
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.56
Hujan Hasil OMC Tekan Hotspot Karhutla di Riau, Lanud RSN Lebih Gencar Menyemai Garam
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.30