Duterte Bikin Pangling saat Diadili di Kasus Kejahatan Kemanusiaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte hadir langsung dalam persidangan di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Den Haag, Belanda, terkait dugaan kejahatan kemanusiaan terkait kebijakannya melawan narkoba. Duterte, yang ditangkap di Manila 18 bulan lalu, mengenakan jas gelap dan kemeja putih saat menghadiri sidang. Ia tidak memberikan pernyataan selama persidangan, namun melambaikan tangan kepada keluarganya di galeri setelah sidang berakhir. ICC menggelar sidang status setelah tim pengacaranya meminta penangpon karena kondisi kesehatan yang memburuk. Sidang perdana kasus ini dijadwalkan 30 November mendatang.
Tim pengacara Duterte, dalam dokumen resmi, menyatakan bahwa kliennya mengalami gangguan ingatan signifikan, sehingga kesulitan menyimpan informasi baru dan mengakses ingatannya. Menurut ketua tim pengacaranya, Peter Haynes, Duterte sering mengira dirinya berada di tahun 2007-2008 dan tidak dapat mengingat nama presiden AS. Akibatnya, Duterte tidak mampu memberikan instruksi yang jelas kepada tim pembelaannya.
Di sisi lain, jaksa ICC menolak klaim tersebut dan berargumen bahwa Duterte masih mampu memahami hak-hak proseduralnya dan layak dilanjutkan persidangannya. Di bawah aturan ICC, persidangan tidak dapat dilanjutkan jika terdakwa tidak mampu memahami dakwaan atau berpartisipasi dalam pembelaannya. Kasus ini berkaitan dengan dugaan eksekusi ribuan orang dalam operasi anti-narkoba Duterte yang dikabulkan tanpa proses hukum yang adil.
Bagikan
Berita terkait
Diadili ICC, Eks Presiden Duterte Alami Gangguan Ingatan Parah
Detik.com · 17 September 2026 pukul 11.10
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Detik.com · 17 September 2026 pukul 17.43
Eks Presiden Filipina Duterte Hadir di ICC, Penampilannya Bikin Kaget!
Detik.com · 17 September 2026 pukul 10.31
Wanita Penipu Nenek di Bogor Setahun Beraksi, Uangnya Dibelikan Tramadol
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.11