Ekonom Unisba Ungkap Peran Listrik dalam Memutus Lingkaran Kemiskinan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonom Unisba, Ade Yunita Mafruhat, menyatakan bahwa akses listrik merupakan instrumen krusial untuk memutus lingkaran kemiskinan bagi masyarakat prasejahtera. Melalui program Light Up the Dream (LUTD), listrik berperan sebagai infrastruktur dasar yang memperluas waktu produktif keluarga melampaui waktu matahari terbenam.
Ketersediaan listrik berdampak signifikan pada dua sektor utama. Di bidang pendidikan, anak-anak dapat belajar malam hari dengan penerangan memadai serta memanfaatkan teknologi informasi. Di bidang ekonomi, listrik memungkinkan pengembangan usaha rumahan melalui penggunaan perangkat produksi seperti mesin jahit dan lemari pendingin untuk meningkatkan taraf hidup.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.00
BPS: Pengeluaran Rata-Rata Warga Indonesia Rp 1,6 Juta per Bulan
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 20.50
Listrik Jadi Tantangan, Potensi Wisata Selatan Sukabumi Bisa Mandek
Berita terkait
Belasan Perusahaan Raih Indonesia Best Social Development Award 2026
JPNN.com · 3 Oktober 2026 pukul 13.06
Penguatan Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.18
Listrik Andal Topang Daya Saing dan Iklim Investasi Jabar
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.40
Tekan Angka Kemiskinan, Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa
Detik.com · 29 September 2026 pukul 15.28