Ekonomi Negara Meroket 7,8%, Eks Pejabat Singgung Data Palsu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

India melaporkan pertumbuhan ekonomi 7,8% pada kuartal terbaru, melampaui perkiraan awal 7%. Mantan Sekretaris Keuangan India, Subhash Garg, menuduh pemerintah sengaja merevisi ke bawah angka PDB harga tahun lalu untuk menggelembungkan pertumbuhan tahun ini. Garg meyakini pertumbuhan riil hanya mencapai 2,6%. Tuduhan ini viral dan memicu kritik terhadap transparansi data ekonomi India selama satu dekade terakhir. IMF memberikan nilai 'C' (terendah kedua) untuk data akun nasional India akibat metodologi usang dan perbedaan perhitungan yang tidak jelas. IMF juga menyoroti minimnya data musiman dan keterlambatan dalam pembaruan metodologi statistik nasional.
Bagikan
Berita terkait
Ekonomi Tumbuh tapi Masyarakat Masih Kekurangan, Purbaya: Kita Sudah Enggak Hidup di Surga
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 16.30
Purbaya Banggakan Hal Ini Selama Jadi Menteri Keuangan
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 15.30
Lansia Terindikasi Judol Tak Dapat Bansos, Ini Respons Gus Ipul
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 23.40
Perang Iran Gak Ngaruh, Ekonomi India Terbang 7,8%
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.42