Ekonomi RI Belum Lari Kencang, Purbaya Pastikan Indonesia Bebas dari Kutukan Pertumbuhan 5%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia telah keluar dari tren stagnasi di kisaran 5 persen. Pada kuartal IV/2025, pertumbuhan mencapai 5,39%, kuartai I/2026 mencapai 5,61%, dan kuartal II/2026 mencapai 5,29% yang sedikit melambat akibat ketidakpastian global. Meski demikian, Menkeu optimis pertumbuhan akan kembali mengakselerasi hingga mendekati 6 persen pada kuartal IV/2026.
Purbaya menegaskan bahwa intervensi kebijaman yang dilakukan pemerintah mulai menunjukkan hasil positif. Ia melihat mesin pertumbuhan sektor swasta mulai bergerak lebih cepat dari sebelumnya, sementara aktivitas belanja pemerintah juga optimalisasi secara berkala. Kombinasi dinamika ini, menurutnya, mendorong pertumbuhan yang semakin kuat.
Meskipun masih ada kendala-kendala yang menghambat pertumbuhan yang optimal, Purbaya meyakini bahwa jika sektor swasta dan pemerintah terus dijaga, maka pertumbuhan 6 persen bisa dicapai dalam waktu tidak terlalu lama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 18.15
Purbaya Pede Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,4%
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.35
Setahun Eksperimen Sebagai Menkeu, Purbaya: 2027 Ekonomi Tumbuh 6%
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.18
Purbaya Akui Sengaja 'Omong Besar' soal Ekonomi 6 Persen, Ternyata Ini Strateginya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 17.10
Setahun Menjabat, Purbaya Klaim Berhasil Balikkan Arah Ekonomi Menuju 6 Persen
Berita terkait
Purbaya Nilai Era SBY Terlalu Ekspansif, Jokowi Terlalu Government-Led: Kini Mau Gabungkan Keduanya
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 04.47
DPR Panggil Purbaya, Bos BI, OJK hingga Danantara, Ini Bahasannya!
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.15
Purbaya Butuh Pertumbuhan 6,7% Supaya Semua Fresh Graduate Dapat Kerja
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.10
Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.51