Airlangga Ungkap Arah Kebijakan Ekonomi 2027: Bursa Mineral-PFII
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan arah kebijakan ekonomi pemerintah untuk 2027, yang didukung oleh tiga mesin pertumbuhan. Pertama, sektor bernilai tambah tinggi seperti digitalisasi, semikonduktor, dan artificial intelligence (AI), termasuk pengembangan ekosistem motor listrik nasional. Kedua, revitalisasi sektor ekonomi resilien seperti pertanian dan energi, termasuk pendirian bursa mineral dengan harga referensi sendiri. Ketiga, peningkatan daya saing investasi dan ekspor melalui deregulasi, debottlenecking, optimalisasi perjanjian nasional, dan pembentukan Pusat Financial Internasional Indonesia (PFII).
Pemerintah juga menyiapkan bauran kebijakan makro, fiskal, moneter, dan investasi yang melibatkan BPI Danantara dan sektor swasta. Kebijakan ini ditopang oleh empat prasyarat utama: investasi yang atraktif, kepastian regulasi, stabilitas makro, dan APBN yang pruden serta stabil.
Dukungan kebijakan ekonomi 2027 ini dirancang untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan kompetitivitas Indonesia di pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 18.02
Pemerintah Patok Target Investasi Rp 13.032 Triliun hingga 2029, Melonjak 43 Persen
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 10.03
DPR Dukung PFII, Siapkan Insentif untuk Tarik Modal Global
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 18.06
Prabowo Kenalkan Pusat Finansial Internasional saat Pidato Nota Keuangan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Bongkar Isi PFII: Pasar Modal, Bullion hingga Family Office Bakal Berkumpul di RI
Berita terkait
DPR Panggil Purbaya, Bos BI, OJK hingga Danantara, Ini Bahasannya!
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.15
Ekonomi RI Tumbuh 5,45%, Inflasi 3,19%, DPR Kumpulkan Kemenkeu-BI-OJK-Danantara
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 15.58
Luas KEK RI Kalah dari Malaysia-Vietnam, Airlangga Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 18.25
Menkeu Suahasil Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027
kumparan · 23 September 2026 pukul 14.30