Ekonomi Tumbuh 5,29%, Banggar DPR Soroti Pelemahan Sektor Pertanian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen year-on-year pada triwulan II 2026, menurut data yang disoroti Ketua Banggar DPR Said Abdullah. Pertumbuhan didorong faktor musiman: libur sekolah Juli mendorong sektor akomodasi, makanan, dan minuman tumbuh 10,6 persen; masa penerimaan sekolah baru serta kenaikan kelas mendorong sektor informasi dan komunikasi naik 6,97 persen; serta musim kemarau panas meningkatkan permintaan listrik untuk pendingin, mendorong sektor listrik dan gas tumbuh 10,81 persen — diperkuat kenaikan harga gas akibat konflik geopolitik.
Namun, Said menyoroti pelemahan sektor industri pengolahan yang melambat dari 5,04 persen pada triwulan I menjadi 4,52 persen pada triwulan II 2026. Pelemahan ini menjadi catatan penting di tengah pertumbuhan keseluruhan yang tetap solid di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.01
Said Abdullah Ungkap Catatan di Balik Ekonomi 5,29 Persen
Berita terkait
Banggar DPR RI sepakati asumsi makro dan postur RAPBN 2027
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 16.28
Dunia Makin Doyan Kopi RI, Ekspornya Tembus Rp 12,3 T
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 12.14
Hilirisasi Mineral Jadi Pilar Penguatan Perekonomian Indonesia
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 12.54
Rupiah Dibuka Menguat Rp17.925 per dolar AS di Awal Perdagangan
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 09.17