Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Said Abdullah Ungkap Catatan di Balik Ekonomi 5,29 Persen

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen (yoy) pada triwulan II 2026. Pertumbuhan ditopang faktor musiman: libur sekolah mendorong sektor akomodasi dan makanan hingga 10,6 persen, serta sektor informasi dan komunikasi tumbuh 6,97 persen. Musim kemarau dan kenaikan harga gas akibat konflik geopolitik mendorong sektor listrik dan gas tumbuh 10,81 persen. Namun, industri pengolahan melambat dari 5,04 persen menjadi 4,52 persen. Sektor ini menyumbang 18,5 persen PDB dan menyerap 13,5 persen tenaga kerja. Pertanian juga melambat dari 4,97 persen menjadi 3,8 persen, meski berkontribusi 13,57 persen PDB dan menyerap 28,75 persen tenaga kerja.

Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,05 persen, menopang 53,3 persen PDB. Investasi barang modal tumbuh 6,87 persen, ekspor 4,13 persen. Pekerja formal bertambah menjadi 60,31 juta orang (40,7 persen), sementara informal menjadi 87,88 juta orang (59,3 persen). Proporsi pekerja informal meningkat 1,6 persen dibanding akhir 2025. Rasio gini naik dari 0,363 menjadi 0,368, dengan kenaikan terbesar di perkotaan. Said Abdullah merekomendasikan program afirmasi untuk pekerja informal seperti beasiswa, akses BPJS, dan perluasan lapangan kerja.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait