Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Kenapa Banyak Sarjana Masih Menganggur?

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29%, namun tidak diiringi peningkatan kualitas lapangan kerja. Anggota Komisi IX DPR RI Pulung Agustanto menyampaikan bahwa sepanjang Februari 2026, terdapat sekitar 1,16 juta pekerjaan di sektor informal, sementara pekerjaan di sektor formal hanya sekitar 740 ribu. Hal ini menunjukkan adanya persoalan struktural dalam ketenagakerjaan, di mana pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur hanya dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kualitas pekerjaan yang tercipta.

Situasi ini semakin memburuk dengan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor formal, yang mendorong pekerja beralih ke sektor informal. Pulung juga menyebutkan bahwa sekitar satu juta sarjana menganggur, dan tujuh juta sarjana bekerja di bawah kapasitas pendidikan mereka. Kondisi ini mencerminkan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia industri, sehingga menciptakan paradoks di pasar kerja.

Pulung menekankan bahwa pemerintah perlu mengarahkan investasi ke sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi, serta menciptakan ekosistem usaha yang mendukung melalui penyederhanaan perizinan dan kepastian hukum. Selain itu, konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha perlu diperkuat agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kebijatan ekonomi juga harus lebih ditujukan pada pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar bantuan sosial.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait