Ekonomi Tumbuh 5,29 Persen, Kenapa Banyak Sarjana Masih Menganggur?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481206/original/041750300_1769081271-WhatsApp_Image_2026-01-22_at_16.37.05.jpeg)
Pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29%, namun tidak diiringi peningkatan kualitas lapangan kerja. Anggota Komisi IX DPR RI Pulung Agustanto menyampaikan bahwa sepanjang Februari 2026, terdapat sekitar 1,16 juta pekerjaan di sektor informal, sementara pekerjaan di sektor formal hanya sekitar 740 ribu. Hal ini menunjukkan adanya persoalan struktural dalam ketenagakerjaan, di mana pertumbuhan ekonomi tidak cukup diukur hanya dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kualitas pekerjaan yang tercipta.
Situasi ini semakin memburuk dengan adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) di sektor formal, yang mendorong pekerja beralih ke sektor informal. Pulung juga menyebutkan bahwa sekitar satu juta sarjana menganggur, dan tujuh juta sarjana bekerja di bawah kapasitas pendidikan mereka. Kondisi ini mencerminkan ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia industri, sehingga menciptakan paradoks di pasar kerja.
Pulung menekankan bahwa pemerintah perlu mengarahkan investasi ke sektor yang memiliki daya serap tenaga kerja tinggi, serta menciptakan ekosistem usaha yang mendukung melalui penyederhanaan perizinan dan kepastian hukum. Selain itu, konsep link and match antara dunia pendidikan dan dunia usaha perlu diperkuat agar lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Kebijatan ekonomi juga harus lebih ditujukan pada pemberdayaan masyarakat, bukan sekadar bantuan sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 14.05
Prabowo Soroti Laba PT Timah yang Melesat Hingga Rp2,7 Triliun Setelah Penertiban Tata Kelola
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.25
Pemerintah Dibilang Gak Becus, Prabowo: Menteri Saya Kerja Keras sampai Pingsan!
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 13.12
Arab Saudi tegaskan pentingnya hubungan strategis dengan Indonesia
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.00
BUMN Dirampingkan, Prabowo Targetkan Hemat Rp70 Triliun di Akhir 2026
Berita terkait
Prabowo Pamer Realisasi Investasi Tembus Rp 1.010 Triliun di Tengah Badai Geopolitik
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 10.40
Menperin Fokus Industrialisasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2027
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 14.28
F-PKB MPR Kawal Investasi agar Manfaatnya Dirasakan Rakyat
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.29
Pemerintah Bidik Realisasi Investasi Rp2.322 Triliun di 2027
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.00