Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ekonomi UEA Terdampak Perang Iran, Benarkah di Ujung Krisis?

Pemerangan Israel dan AS terhadap Iran sejak akhir Februari 2025 berdampak signifikan pada perekonomian UEA, khususnya sektor pariwisata dan perhotelan. Tingkat hunian hotel di Dubai anjlok dari 80% hingga 10%, memaksa banyak hotel menutup lebih awal untuk renovasi. Untuk merangsang kembali aktivitas, pemerintah UEA meluncurkan program insentif bagi warga yang mengajak pengunjung, dengan imbalan hingga US$800. Pemerintah juga menyiapkan paket bantuan senilai US$680 juta untuk sektor yang terdampak, termasuk pembebasan biaya pemerintah bagi hotel, restoran, dan sekolah swasta.

Dampaknya tidak hanya terbatas pada pariwisata. Sektor ritel, transportasi, dan pergudangan juga mengalami tekanan, sementara harga real estat turun dan inflasi meningkat akibat gangguan lalu lintas di Selat Hormuz. Investasi asing langsung di perkiraan akan menurun, dan pertumbuhan PDB UEA diperkirakan akan kontraksi untuk pertama kalinyh sejak pandemi. Para analis memperingatkan bahwa ketidakpastian konflik regional akan menjaga investor tetap waspada hingga akhir tahun.

Meskipun demikian, pemerintah UEA dan sejumlah pejabat menegaskan bahwa perekonomian tetap kuat secara fundamental. Mereka menolak spekulasi bahwa negara membutuhkan dukungan keuangan eksternal, dan menekankan komitmen untuk menjadi pusat keuangan dan bisnis yang andal. Beberapa analis berpendapat bahwa langkah-langkah yang diambil bersifat preventif, dan pemulihan sektor pariwisata diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2028. Secara keseluruhan, gambaran perekonomian UEA dianggap lebih sektoral, dengan sektor keuangan dan pemerintah yang relatif tertahan dari dampak langsung.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait