Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan perlunya analisis mendalam terhadap dampak perdagangan bebas terhadap industri dalam negeri. Ia menyampaikan hal ini saat menjadi keynote speaker pada acara Free Trade Agreements on Indonesia Industrialization and Economic Performance di Kementerian Keuangan pada Kamis (20/8/2026). Menkeu menyatakan bahwa pemerintah harus mengkaji industri yang masih memiliki potensi, bukan hanya fokus pada dampak negatif. Mulai September 2026, pendekatan Kementerian Keuangan akan diarahkan untuk menggali peluang ekonomi dari perdagangan bebas guna mendorong pertumbuhan ekonomi minimal 6 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya Minta Dampak FTA Dianalisis, Petakan Sektor Lemah dan Industri Berprospek
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.11
Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, 11 Industri Resmi Meluncurkan Asosiasi IBMA
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.29
Buka Konsulat di Makassar, Belanda Bakal Hadirkan Layanan Visa Lokal untuk Warga Sulawesi
Berita terkait
Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
Wamen Investasi Bocorkan Timah Solder Malaysia Lebih Murah dari RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.25
Purbaya Ungkap Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp3 Juta per Unit
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.44
Rupiah menguat dipengaruhi rencana pemangkasan kuota BBM bersubsidi
ANTARA News · 20 Agustus 2026 pukul 16.51