Eks PM Bangladesh Hasina Bertekad Pulang Meski Takut Dibunuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina, berusia 78 tahun, menyatakan tekad untuk kembali ke negaranya pada Desember mendatang meskipun ia takut akan dibunuh, ditangkap, atau dipenjara. Ia mengatakan ingin kembali karena rakyat memanggilnya. Hasina digulingkan pada Agustus 2024 oleh pemberontakan mahasiswa dan melarikan diri ke India dengan helikopter. PBB melaporkan hingga 1.400 orang tewas selama penindakan saat ia mencoba mempertahankan kekuasaan. Pada November tahun lalu, pengadilan Dhaka menjatuhkan hukuman gantung kepada Hasina atas kejahatan terhadap kemanusiaan, yang ia sebut sebagai balas dendam politik. Ia kini tinggal di lokasi rahasia di India. Pemerintah Bangladesh di bawah Perdana Menteri Tarique Rahman telah meminta ekstradisinya, tetapi Hasina mengatakan keputusannya untuk kembali tidak terkait dengan masalah ekstradisi. Ia membela rekam jejaknya, menyebut tuduhan pelanggaran hak asasi manusia sebagai kampanye yang direkayasa secara politik. Ketika ditanya tentang aktivitas politik masa depan, ia tidak memberikan jawaban langsung, dengan mengatakan melayani rakyat adalah tujuannya.
Bagikan
Berita terkait
Influencer Pengkritik Pemerintah Tewas, Dibunuh Secara Keji
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 09.20
Kritikus Pemerintah Dibunuh Jelang Pemilu, Diduga Ada Motif Politik
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.10
Bangladesh Klaim Diundang Gabung Pakta Mekkah
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 13.21
Amien Rais ke Prabowo: Rakyat Miskin Memang Masih Bisa Ketawa, Tapi Ketawa Kecut Tidak Sanggup
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 04.40