Kritikus Pemerintah Dibunuh Jelang Pemilu, Diduga Ada Motif Politik
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ibrahim Khalil Dan Shagamu, influencer politik Nigeria berusia 57 tahun, ditemukan tewas dengan luka parah di kepala dan tenggorokan di rumahnya di kota Kano. Kejadian ini terungkap setelah teman dan tetangganya memanjai pagar rumah korban karena curiga. Kedua ponsel korban dilaporkan hilang dari lokasi kejadian.
Kematian ini terjadi saat musim kampanye pemilu presiden Nigeria yang dijadwalkan pada 16 Januari 2027. Dan Shagamu dikenal luas melalui Facebook dan TikTok karena kritik tajamnya terhadap pemerintah dalam bahasa Hausa. Keluarga dan Amnesty International mencurigai adanya motif politik, mengingat adanya ancaman pembunuhan sebelumnya serta sejarah kekerasan pemilu di Nigeria yang sering melibatkan preman bayaran untuk membungkam oposisi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 21.31
Hamas Tolak Kemungkinan Penundaan Pemilu Legislatif Palestina
Berita terkait
Influencer Pengkritik Pemerintah Tewas Dibunuh Brutal
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.10
Budi Arie Perjelas Pernyataannya Soal Pemilu Dipercepat: Politik itu kan art of possibility
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.41
Pemakaman Mladic Jadi Ujian Politik Jelang Pemilu Serbia
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.49
Respons Pernyataan AHY, Gerindra Tegaskan Fokus Kawal Program Prioritas Presiden Prabowo
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 16.05