Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Eks PM Israel: Qatar Adalah Musuh yang Lebih Berbahaya daripada Iran

Mantan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, menggambarkan Qatar sebagai musuh yang lebih berbahaya dibandingkan Iran saat ini. Dalam wawancara dengan program Meet the Press di Channel 12, Bennett berjanji akan mendeklarasikan Qatar sebagai negara musuh jika terpilih memerintah akhir tahun ini. Alasannya, Qatar diduga mendanai teroris Nukhba pada serangan 7 Oktober 2023 dan mengoperasikan Al Jazeera yang dianggap beracun bagi Israel. Bennett juga menyoroti pengaruh Qatar di universitas Amerika dan akses ke kantor perdana menteri Israel melalui skandal "Qatargate", di mana ajudan PM Benjamin Netanyahu diduga menerima uang untuk mempromosikan citra positif Qatar.

Menurut hukum saat ini, Qatar belum didefinisikan sebagai negara musuh, sehingga siapa pun di Israel dapat bekerja untuk Qatar. Bennett mengklaim bahwa banyak orang di Israel, termasuk lembaga penelitian, tokoh berpengaruh, dan pejabat, menerima gaji dari Qatar. Ia menekankan bahwa Qatar bekerja melawan Israel dari dalam dan perlu didefinisikan sebagai musuh untuk keamanan negara.

Dalam pemerintahan berikutnya, Bennett berjanji akan secara resmi mendefinisikan Qatar sebagai negara musuh. Ia menyatakan bahwa situasi ini tidak dapat dimaafkan dan perlu segera diubah demi keamanan Israel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait