Ekspansi Industri Buka Peluang Baru Bisnis Infrastruktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekspansi kawasan industri, khususnya Kawasan Industri Krakatau (KIK) di Cilegon, Banten, menciptakan peluang pertumbuhan bagi bisnis infrastruktur terintegrasi seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA). CDIA mengelola empat pilar bisnis: energi, air, kepelabuhanan, penyimpanan, dan logistik, yang seluruhnya terhubung dengan aktivitas industri di KIK I, KIK II, dan KIK III.
Pada semester I 2026, CDIA mencatatkan pendapatan sebesar USD82,1 juta, naik 22,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong kuatnya bisnis energi dan logistik. Segmen energi mencapai USD51,8 juta (naik 5,4%), sementara logistik tumbuh 80,2% mencapai USD27 juta. Namun, biaya operasional juga mengalami tekanan signifikan, melonjak 103,2% secara tahunan.
Tingkat okupansi KIK I dan KIK II masing-masing mencapai 73% dan 92%, menunjukkan potensi permintaan infrastruktur yang masih tinggi. KIK III yang sedang dikembangkan dengan lahan 253 hektare belum terbangun diproyeksikan akan meningkatkan kebutuhan energi dan utilitas. Riset KB Valbury Sekuritas memperkirakan konsumsi listrik nasional tumbuh 5% per tahun hingga 2034, sementara sektor industri diproyeksikan tumbuh lebih cepat, yakni 5,9% per tahun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 13.10
Irfan Zainul Fikri Resmi Jadi Dirut Pertamina International Shipping
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 11.00
Emiten Energi Bakrie (ENRG) Rights Issue Jumbo, Cari Duit Rp4,1 T
Berita terkait
Menuju Industri Logistik Rendah Karbon, Infrastruktur Energi Jadi Kunci Utama
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 20.00
CDIA Catatkan Pendapatan USD82,1 Juta di Semester I 2026, Ditopang Usaha Logistik
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 21.30
Video: Moeldoko Ungkap Urgensi Insentif Truk Logistik dan Bus Listrik
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 17.00
PLN sebut konsumsi energi data center sebesar 2.378 GWh
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 15.06