Ekspor Minyak Selat Hormuz Rebound Nyaris Normal, Kenapa Harga BBM & Diesel Malah Meledak?
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ekspor minyak mentah dari Selat Hormuz pulih menjadi 16,5 juta barel per hari pada September 2026, hampir normal sebelum Perang Iran. Peningkatan ini didari oleh penggunaan pipa darat (40%) dan transfer antar-kapal (70% pada Agustus). Namun, diesel melonjak harga rekor tertinggi sejarah. Hal ini terjadi karena pemulihan pasokan minyak mentah tidak seimbang dengan produk olahan. Selat Hormuz yang dulu menjadi jalur utama kini mengandalkan alternatif logistik kreatif untuk menghindari hambatan Iran.
Bagikan
Berita terkait
Punya Rute Lain, Ekspor Minyak Negara Teluk Dekati Level sebelum Perang
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 22.58
Minyak Mentah Tembus USD 100/Barel, Airlangga Jamin Masuk Perkiraan APBN
kumparan · 29 September 2026 pukul 13.29
16 Perusahaan Truk Bangkrut dalam 30 Hari, Krisis Logistik Hantam AS!
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 10.54
Harga Minyak Mentah Naik 1 Persen Awal Pekan, AS Tolak Proposal Iran
kumparan · 28 September 2026 pukul 08.58