Harga Minyak Mentah Naik 1 Persen Awal Pekan, AS Tolak Proposal Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak mentah naik sekitar 1 persen pada Senin (28/9) pagi setelah Iran menolak untuk membuka kembali Selat Hormuz, menyusul penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap proposal yang diajukan Teheran. Brent untuk penyelesaian November naik 1,6 persen menjadi USD 106,03 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 1,1 persen menjadi USD 93,42 per barel. Kondisi ini menghambat harapan kembali lalu lintas melalui jalur air penting yang membawa seperlima dari gas alam mentah dan cair dunia.
Trump menyatakan bahwa Iran telah bermain berlebihan dan mengharapkan negosiasi dilanjutkan minggu ini. Namun, menurut Suvro Sarkar dari DBS Bank Ltd, pasar tidak mengharapkan Selat Hormuz dibuka dalam tujuh hari, sehingga kenaikan harga kemungkinan akan diredam. Negosiator sedang mengeksplorasi kesepakatan untuk membuka kembali jalur air dan mencabut blokade pelabuhan Iran, mirip dengan nota kesepahaman pada Juni yang menyebabkan gencatan senjata rapuh.
Tekanan pada Teheran semakin meningkat karena Iran mungkin akan melakukan pengiriman terakhirnya minyak ke China dalam dua minggu, sementara hanya sekitar 15 juta barel minyak mentah tersisa di air. Kepala Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyampaikan bahwa Beijing telah mengurangi dukungannya secara substansial. Sementara itu, ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi dengan serangan drone Houthi yang berhasil digagalkan oleh pasukan koalisi Saudi di Yaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 06.21
Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Selat Hormuz dalam 7 Hari, Sebut Teheran Kalah Sangat Parah
Berita terkait
Imbas Perang, Arab Saudi Batalkan Pengiriman Minyak ke Kilang-kilang Eropa
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 10.41
Harga Minyak Mentah Anjlok 2 Persen Usai Sinyal Kesepakatan AS-Iran
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.02
Iran Tawarkan Buka Selat Hormuz Selama Sepekan, Tunggu Persetujuan AS
kumparan · 27 September 2026 pukul 04.00
Harga Minyak AS Anjlok Hampir 8% Usai AS-Iran Bertemu
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 06.35