El Nino Berdampak pada Harga Pangan, BPS Beri Peringatan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan El Nino berdampak pada kenaikan harga pangan di Agustus 2026. Dinamika cuaca ekstrem menyebabkan komponen pangan bergejolak, terutama pada komoditas hortikultura yang sensitif terhadap ketersediaan air dan gangguan pola tanam. Cabai rawit menjadi komoditas utama yang menyumbang inflasi sebesar 0,02 persen, diikuti kacang panjang, buncis, jagung manis, ketimun, dan semangka masing-masing 0,01 persen. BPS menekankan bahwa dampak El Nino terhadap inflasi tahun ini tidak dapat diprediksi secara tunggal karena melibatan faktor produksi, distribusi, pasokan pasar, dan pola konsumsi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 13.30
Harga Pangan Hari Ini: Beras Kualitas Super I Turun jadi Rp 17.650 per Kg
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.55
Beras Jadi Penyumbang Inflasi Agustus 2026, Amran Tunjuk Penyebabnya
kumparan · 1 September 2026 pukul 19.00
Harga Beras Kompak Naik pada Agustus, BPS Ungkap Penyebabnya
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.25
Kepala BPS Minta Tambahan Anggaran Rp 1,4 T, Buat Apa?
Berita terkait
El Nino Mengintai, Harga Pangan Berisiko Makin Mahal hingga 2027
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.39
Harga Cabai Kian Pedas Pekan Ketiga Agustus, Rawit Tembus Rp200 Ribu
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 15.30
Harga Pangan 20 Agustus 2026: Semua Turun Kecuali Cabai Rawit Merah
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.00
Harga Beras hingga Cabai-cabaian Menanjak di Pekan Kedua Agustus
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.52