El Nino Mengintai, Harga Pangan Berisiko Makin Mahal hingga 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan risiko kenaikan harga pangan akibat fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027. Inflasi Agustus 2026 mencapai 0,21%, dengan kelompok pangan volatile food mencatat inflasi 0,88%. Komoditas seperti daging ayam ras, cabai rawit, dan beras menjadi penyumbang utama tekanan harga. Produksi cabai rawit turun di daerah sentra seperti Sampang, Lamongan, dan Temanggung. BPS menekankan pentingnya pemantauan produksi, distribusi, dan pasokan pangan menjelang potensi gangguan cuaca yang signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 08.30
Dampak El Nino, Inflasi Agustus 2026 Diproyeksi Naik ke 3,4%
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 07.40
Kekeringan RI Bukan Hanya Imbas El Nino, BMKG Ungkap Faktor Lain
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 14.00
Mencegah Dampak Buruk El Nino, Dari Efisiensi Air Hingga Kewaspadaan ISPA
Berita terkait
Papua Waspadai Ancaman Karhutla hingga November 2026
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.32
BMKG Bandung Prediksi Puncak El Nino 2026 di Jabar Berlangsung pada September-Oktober
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 15.27
Kemarau Diprediksi Terjadi Lebih Lama, Pengelolaan Air Perlu Dilakukan Secara Terukur
JawaPos · 29 Agustus 2026 pukul 21.15
Foto: Kemarau Makin Kering, Sawah di Bogor Mulai Kehilangan Air
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 14.24