El Nino Terjadi Pada 50 Ribu Hektare Lahan, Berikut Deretan Inovasi Yang Disiapkan Kementan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Nino menyebabkan kekeringan pada sekitar 50 ribu hektare lahan pertanian di Indonesia, terutama di wilayah dataran tinggi baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Menanggapi hal ini, Kementerian Pertanian menerapkan strategi pompanisasi, optimalisasi 3-4 juta hektare lahan irigasi, penggunaan benih tahan kekeringan, serta penerapan metode AAS untuk meningkatkan produktivitas hingga rata-rata 10 ton per hektare.
Meski terjadi kekeringan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan pangan nasional tetap aman. Saat ini terdapat 3,8 juta hektare tanaman yang sedang dalam proses produksi (standing crop) dan total stok beras mencapai 26 juta ton yang tersebar di Bulog, rumah tangga, serta sektor horeka. Dengan konsumsi bulanan sekitar 2,6 juta ton, stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga panen puncak pada Maret mendatang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 September 2026 pukul 11.00
Mentan Amran Ungkap 50.000 Hektar Lahan Kena Dampak El Nino
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 16.06
KTT BRICS 2026: Prabowo Tegaskan Kesiapan Indonesia Perkuat Ketahanan Pangan Dunia
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.54
Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Kedelai Nasional untuk Dukung Swasembada Pangan
Berita terkait
Kejar Swasembada Bawang Putih, Mentan Amran Perkuat Produksi di NTB
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
Amran: El Nino Godzilla Lagi Ramai, Insyaallah Stok Beras RI Aman
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.00
Mentan Turunkan Tim Ahli Tangani Kaji Gejala Bangkalan Durian Sulteng
Detik.com · 10 September 2026 pukul 11.13
Dari Pupuk ke Panen, Begini Peran Pupuk Indonesia dalam Jaga Ketahanan Pangan
Detik.com · 9 September 2026 pukul 10.34