Enam Pemimpin Eropa Minta Israel Tarik Rencana 1.234 Rumah di Permukiman E1
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Enam pemimpin Eropa (Prancis, Jerman, Italia, Belanda, Norwegia, Inggris) meminta Israel menarik rencana pembangunan 1.234 unit rumah di permukiman E1, Tepi Barat. Mereka menilai proyek tersebut akan memutus wilayah Palestina dan menghambat solusi dua negara. Pemimpin Eropa menyebut permukiman Israel di Tepi Barat ilegal menurut hukum internasional. Mereka memperingatkan bahwa tender pembangunan E1 akan merusak kesinambungan wilayah Palestina dan melemahkan peluang tercapainya solusi dua negara. Para pemimpin juga mengharuskan perusahaan tidak mengikuti tender tersebut karena risiko konsekuensi hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.50
PBB Kecam Kekerasan dan Penggunaan Peluru Tajam di Tepi Barat
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.50
Eropa-Kanada Ngamuk ke Israel, Marah Besar Lihat Ini
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 04.37
Rencana Israel Buka Tender Permukiman di E1 Tepi Barat Panen Kecaman Negara Barat
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 11.00
Indonesia dan 7 Negara Arab Kutuk Rencana Perluasan Pemukiman Israel di Tepi Barat
Berita terkait
Menkeu Israel Serukan Perang di Tepi Barat, Otoritas Palestina Marah Besar
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 21.35
Lembaga HAM Peringatkan Proyek Eliminasi Israel di Tepi Barat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.55
Trump Mulai Gerah, AS Biarkan Sekutu Jatuhkan Sanksi ke Israel
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 21.20
Israel Pertimbangkan Rencana Pembangunan 1.670 unit Hunian Baru di Tepi Barat
VOI · 10 September 2026 pukul 15.00