Fakta Mengejutkan Mobil Listrik Wajib TKDN 40%, Kondisinya Begini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri komponen otomotif Indonesia masih lemah dalam pelaksanaan TKDN 40% untuk mobil listrik pada 2026. Target ini terbagi: 30% dari proses perakilan di Indonesia, 40% dari lokalisasi baterai sampai sel, dan 10% dari komponen utama/penunggaan. Saat ini, komponen seperti ban, velg, kaca keamanan, kabel listrik, dan bagian interior masih sedikit yang diproduksi secara lokal. Pemerintah memfasilitasi pertemuan bisnis antara produsen komponen dengan pihak pembeli. Meskipun ada peluang, lokalisasi komponen belum masif dan menjadi tantangan bagi industri dalam negeri.
Bagikan
Berita terkait
Peta TKDN Mobil Listrik: Target 80%-Tak Cuma Baterai Buatan RI
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.10
Ambisi Moeldoko Ingin Indonesia Tak Cuma Jadi Pasar Mobil Listrik
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.25
RI Sudah Jadi Produsen Baterai EV? Moeldoko Ungkap Hal Tak Terduga
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.55
Bos Wuling Blak-blakan Soal Tantangan TKDN Mobil Listrik di RI
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 18.45