Peta TKDN Mobil Listrik: Target 80%-Tak Cuma Baterai Buatan RI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia meningkatkan standar Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) kendaraan listrik bertahap. Target TKDN untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) ialah minimal 40% pada tahun 206, 60% pada 2027-2029, dan 80% pada tahun 2030. Kebijakan ini menekankan lokalisasi baterai serta komponen lain, termasuk battery cell, battery pack, dan modul. Pengembangan ekosistem bahan baku baterai mulai dari nikel sulfat, kobalt sulfat hingga bahan katoda dan anoda. Selain itu, pengelolaan baterai pada akhir masa pakai (end-of-life) melalui teknologi recycle juga menjadi fokus pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 14.30
Kemenperin Bidik TKDN Mobil Listrik 80 Persen, Industri Baterai Ikut Digenjot
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 09.34
BYD Buka Peluang Lokalisasi Baterai di Indonesia untuk Dongkrak TKDN
Berita terkait
BYD Bangun Ekosistem Baterai di Indonesia, Begini Nasib Baterai Mobil Lama
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 00.45
Menperin Target TKDN Mobil Listrik RI Naik Jadi 80% di 2030, Caranya?
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.05
INDEF Ingatkan Baterai NMC Bisa Bikin Harga MOLINAS Mahal
Warta Ekonomi · 27 Agustus 2026 pukul 13.40
Kejar TKDN 60% di 2027, BYD Andalkan Pabrik Subang dan Pemasok Lokal
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.15