Jakarta · Jumat, 18 September 2026Cari
WargaKonoha

Fenomena Baru di RI Terungkap: Guru Bahasa Mandarin Makin Dicari

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan bahwa Klasifikasi Baku Jabatan Indonesia (KBJI) 2026 bukan sekadar daftar nama pekerjaan, tetapi menjadi acuan penting untuk membaca kondisi dan perkembangan dunia kerja Indonesia. KBJI memiliki enam fungsi utama: sebagai standar statistik ketenagakerjaan, fondasi informasi pasar kerja, pemetaan kebutuhan SDM industri, penghubung jabatan dengan kompetensi dan keterampilan masa depan, pendukung penempatan dan pengembangan karier, serta mobilitas tenaga kerja. Dengan klasifikasi yang lebih rinci, pemerintah dapat mengidentifikasi tren permintaan tenaga kerja secara spesifik.

Yassierli memberikan contoh nyata dari data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) yang menunjukkan peningkatan kebutuhan guru sekolah menengah. Namun, setelah dilakukan analisis hingga kode jabatan yang lebih detail (digit ke-5 dan ke-6), ternyata peningkatan tersebut berasal dari kebutuhan guru bahasa Mandarin. Hal ini menegaskan pentingnya klasifikasi jabatan yang semakin detail agar pemerintah tidak hanya tahu bidang apa yang mengalami peningkatan permintaan, tetapi juga jabatan spesifik yang dibutuhkan.

Pemerintah juga sedang mengembangkan kebijakan ketenagakerjaan berbasis data dengan meningkatkan frekuensi Sakernas dari dua kali menjadi empat kali setahun. Selain itu, Kemnaker menyiapkan dashboard 'Labor Analytics' untuk menyajikan data ketenagakerjaan yang lebih mudah dibaca, termasuk berdasarkan wilayah. KBJI 2026 diharapkan menjadi bahasa dan standar yang sama bagi pemerintah, industri, dan pencari kerja dalam mengelola pasar kerja Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait