Festival AHU Perdalam Edukasi Layanan dari Fidusia hingga Kewarganegaraan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 yang diselenggarakan di Bandung pada Senin, 31 Agustus 2026, menekankan pentingnya Administrasi Hukum Umum (AHU) sebagai bagian integral dari kualitas negara. Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyampaikan dalam sambutannya bahwa setiap layanan administrasi hukum harus memberikan kepastian mengenai hak, kewajiban, dan status hukum warga negara. Menurutnya, pembahasan mengenai AHU tidak hanya berkutat pada aspek administratif, tetapi juga mencerminkan kemampuan negara dalam memberikan kepastian hukum yang nyata bagi warganya.
Acara penutupan festival ini dihadiri oleh Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Wali Kota Bandung Farhan, akademisi, perwakilan dunia usaha, organisasi notaris, serta berbagai pemangku kepentingan terkait layanan hukum. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah dan berbagai pihak terkait dalam meningkatkan kualitas layanan AHU yang mencakup berbagai aspek seperti layanan fidusia hingga kewarganegaraan.
Yusril menegaskan bahwa kualitas layanan yang dikelola oleh Direktor Jenderal AHU menjadi cermin dari kualitas Indonesia sebagai negara hukum. Festival ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan layanan AHU agar lebih responsif dan bermakna bagi masyarakat luas.
Bagikan
Berita terkait
Ada Festival AHU Berdampak di Bandung, Masyarakat Bisa Urus Beragam Layanan Hukum
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 06.30
Ditjen AHU Hadirkan Festival Layanan AHU Berdampak di Bandung
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.37
Pengamat: Kejar Aset Hasil Kejahatan, Jangan Kriminalisasi Kepemilikan Sah
SINDOnews · 30 Agustus 2026 pukul 19.24
Kemenkum NTB Siap Genjot Pelayanan AHU, Memperjelas Aturan BNRI & TBNRI
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 09.38