Filep Wamafma: PI 10 Persen BP Tangguh Harus Transparan, Pertegas Manfaat Ekonomi Papua Barat Hingga 2055
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Senator Papua Barat, Dr. Filep Wamafma, meminta Pemerintah Pusat membuka dan mengaudit secara menyeluruh persoalan PI 10 persen pada proyek LNG Tangguh di Teluk Bintuni. Ia menyatakan PI 10 persen menyangkut keadilan ekonomi, kepastian hukum, hak daerah penghasil, serta masa depan masyarakat Papua Barat. Filep menyoroti perlunya pengecekan apakah dalam perpanjangan PSC Tangguh sampai 2055 telah dilakukan penawaran PI 10 persen kepada BUMD Papua Barat sesuai peraturan perundang-undangan, khususnya Permen ESDM No. 37 Tahun 2016. Ia menilai proyek LNG Tangguh memiliki potensi ekonomi besar dengan nilai ekuivalen 10 persen produksi dapat mencapai ratusan juta dolar AS per tahun, namun angka tersebut belum dapat dikatakan kerugian daerah sebelum diaudit berdasarkan data lifting, harga, biaya produksi, pajak, government take, dan parameter PSC lainnya.
Bagikan
Berita terkait
DPR RI Mengawasi BMD & BUMD Bali, Aset Daerah tak Boleh Terbengkalai
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 19.16
Komisi II DPR RI Soroti Lahan Pemda & Warga Riau Masuk Kawasan Hutan
Detik.com · 3 September 2026 pukul 17.22
Super Holding BUMD Jabar Terancam Jadi Beban Fiskal, DPRD Minta Jangan Gegabah
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 21.30
Empat Fraksi DPRP Dorong Papua Barat Tengah, Panja Segera Dibentuk
VOI · 1 September 2026 pukul 21.10