Filosofi Daun Kelor Logo Tanwir dan Milad ke-114 Muhammadiyah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PP Muhammadiyah Yogyakarta merilis logo Tanwir 2026 dan Milad ke-114 menggunakan daun kelor sebagai simbol. Ketua Umum Haedar Nashir menjelaskan tiga kacamata filsafat: bahasa (makna referensial), ideasional (ide gagasan), dan eksistensialisme (koneksi eksistensi manusia dengan Tuhan). Kelor dipilih sebagai pohon ajaib yang merefleksikan karakter Muhammadiyah: tangguh, adaptif, dan memberi manfaat konkrit. Logo mengingatkan pentingnya menjaga identitas organisasi melalui tiga nilai: Islam (sentral), abadi (enduring), dan khas (distinctive). Haedar menekankan kemajuan tidak bermaksud kehilangan identitas, sekaligus menghindari gaya-gayaan populisme.
Bagikan
Berita terkait
Menjaga Masa Depan Kalender Hijriah Global Tunggal
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 05.10
Ketum PP Muhammadiyah Minta Mahasiswa tak Minder Kuliah di Kampus Swasta
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 13.15
Benarkah Muhammadiyah Kehilangan Umat, Sementara NU Terus Membesar?
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 20.59
HBM ke-13 UMJ Perkuat Etos Keilmuan dan Spiritualitas untuk Membangun Peradaban
VOI · 6 September 2026 pukul 11.24