Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

FK-KMK UGM Kirim Tim Medis dan Obat-obatan untuk Korban Gempa NTT

FAKULTAS Kedokteri, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengirimkan enam personel tim medis dan manajemen bencana ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu penanganan dampak gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026. Tim diberangkatkan pada 19 Agustus 2026 dan ditugaskan hingga 30 Agustus 2026, dengan fokus melakukan asesmen kesehatan dan memperkuat pelayanan medis di wilayah terdampak. Dalam misi ini, tim juga membawa sekitar 40 kilogram obat-obatan bantuan dari Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk parasetamol, multivitamin, ibuprofen, antasemi, cetirizine, cairan infus, masker, dan sarung tangan medis.

Ketua Kelompok Kerja Bencana FK-KMK UGM, Sutono, menyatakan bahwa pengiriman tim merupakan respons cepat setelah mendapatkan informasi mengenai situasi darurat di NTT. Tim akan melakukan rapid health assessment untuk mengidentifikasi kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak, terutama di Kabupaten Ngada sebagai lokasi sasaran awal. Selain asesmen, tim juga berfungsi sebagai Emergency Medical Team untuk memberikan perawatan luka dan trauma akibat gempa.

Dekan FK-KMK UGM, Yodi Mahendradhata, menekankan pentingnya distribusi obat-obatan yang tepat sasaran berdasarkan hasil asesmen lapangan. Pihaknya juga menekankan keselamatan tim selama misi dan fleksibilitas menghadapi kondisi yang berubah-ubah di lokasi bencana. Sebelumnya, BAZNAS juga telah mengirimkan Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) untuk mendukung evakuasi dan penanganan korban gempa di NTT.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait