Forensik Ungkap Busa di Mulut Sutrimo: Akibat Edema Paru Akut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim forensik menyimpulkan Sutrimo meninggal akibat penyakit jantung iskemik, bukan karena tindak pidana. Busa putih yang keluar dari mulut dan hidung korban diidentifikasi sebagai dampak edema paru akut, yaitu kondisi di mana cairan dan lendir menyumbat saluran pernapasan. Namun, Puslabfor Polri tidak dapat memastikan kandungan kimia busa tersebut karena tidak menerima sampel fisik untuk diperiksa.
Hasil autopsi dan ekshumasi menunjukkan tidak ada tanda kekerasan, luka benda tajam, maupun patah tulang. Pemeriksaan toksikologi pada organ tubuh dan tanah makam tidak menemukan zat beracun seperti sianida atau arsen, tetapi menemukan kandungan kafein. Selain itu, ditemukan penyempitan lumen arteri koroner hingga 75 persen. Kafein dalam tubuh korban dinilai menjadi faktor pencetus yang memperberat kondisi jantung iskemik tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 17.21
Terungkap Penyebab Muncul Busa di Mulut Sutrimo
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.09
Tak Ada Luka dan Racun, Ini Penyebab Kematian Sutrimo
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.21
Tim Dokter Umumkan Penyebab Kematian Sutrimo: Serangan Jantung
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 10.08
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Diumumkan Hari Ini
Berita terkait
Hasil Ekshumasi Jenazah Sutrimo Bakal Diumumkan Besok
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 11.53
Hasil Ekshumasi Sutrimo Sudah Keluar, Polda Metro Segera Umumkan
Detik.com · 16 September 2026 pukul 13.26
Hasil Pemeriksaan Laboratorium Forensik Sutrimo Keluar Pekan Ini
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 21.57
Polisi Ungkap Progres Pengusutan Kematian Sutrimo
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.16