Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Tak Ada Luka dan Racun, Ini Penyebab Kematian Sutrimo

Tim kedokteran forensik mengungkapkan hasil pemeriksaan jenazah Sutrimo yang diekshumasi pada 12 Agustus 2026. Identitas jenazah telah dipastikan melalui pemeriksaan DNA. Penyakit jantung iskemik tidak dapat disingkirkan sebagai penyebab kematian. Pada pemeriksaan, tidak ditemukan luka atau jejak kekerasan benda tajam maupun tumpul, serta tidak ada patah tulang yang berkaitan dengan kekerasan. Pemeriksaan toksikologi juga tidak menunjukkan adanya pestisida, alkohol, arsen, atau sianida. Namun, ditemukan kafein pada sejumlah organ dan jaringan tubuh, yang dinilai dapat memperberat kondisi penyakit jantung. Tim forensik menemukan faktor risiko dan perubahan patologis pada sistem kardiovaskular, termasuk tanda Frank sign, lemak abdomen tebal, dan pengerasan dinding arteri koroner. Hasil histopatologi menunjukkan penyempitan lumen arteri koroner hingga sekitar 75 persen. Kesimpulan kedokteran forensik harus dipahami secara terintegrasi dengan pertimbangan temuan jenazah, toksikologi, patologi, informasi medis, dan hasil investigasi lainnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait