Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Tim Dokter Umumkan Penyebab Kematian Sutrimo: Serangan Jantung

Tim dokter menyimpulkan kematian Sutrimo, pria yang bekerja dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, disebabkan serangan jantung iskemik. Dari hasil ekshumasi dan autopsi di Polda Metro Jaya, tidak ditemukan luka kekerasan atau pestisida. Kafein ditemukan di berbagai organ, namun tidak ada arsen, sianida, atau alkohol. Perubahan patologis pada sistem kardiovaskuler mengindikasikan penyempitan pembuluh darah koroner yang menghambat aliran darah dan oksigen ke jantung. Sutrimo meninggal dunia pada 23 Juli 2026 setelah tidak sadar diri, dibawa ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Busa di mulut disebabkan edema paru akut dan saluran napas tidak lancar. Ekshumasi selesai dalam 3,5 jam di Desa Wlahar, Banyumas. Temuan ini menegaskan kematian Sutrimo secara alami tanpa keterlibatan kekerasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait