Foto: Dikepung Asap Karhutla, Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin mengepung Kota Palembang, Sumatera Selatan. Pada Minggu (4/10), kualitas udara di kota ini memburuk drastis hingga masuk ke dalam kategori sangat berbahaya bagi kesehatan. Berdasarkan data aplikasi ISPUnet milik Kementerian Lingkungan Hidup, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di Kota Palembang bahkan mencapai 780, jauh di atas ambang batas aman. Pantauan menunjukkan Jembatan Musi IV hampir tak terlihat akibat kabut tebal, sehingga para pengendara terpaksa melaju lambat dan menyalakan lampu kendaraan. Pemerintah dan Dinas Kesehatan setempat telah mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan menggunakan masker untuk mengurangi risiko paparan. Paparan asap tebal ini dikhawatirkan dapat memicu gangguan kesehatan serius, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit pernapasan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 12.51
Kualitas Udara Makassar Memburuk, BMKG Duga Imbas Asap Karhutla
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
Gubernur Sumsel Gratiskan Pengobatan ISPA Bagi Warga Terdampak Karhutla
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 21.00
Ojol di Palembang Meninggal Usai Sesak Nafas, Diduga Imbas Kabut Asap
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 22.30
Dikepung Karhutla dan Kemarau, Kasus ISPA Jatim Tembus 200 Ribu
Berita terkait
Udara di Kotim Kalteng Masuk Zona Berbahaya, Warga Diminta Waspada
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.40
Teriak Warga Palembang Masih Dikepung Asap Pekat Karhutla
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 19.00
Karhutla Palembang Capai 406 Kejadian, ISPU Tembus 302 dan ISPA Naik
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 16.41
Kualitas Udara masih tidak Sehat, Pemkot Padang Panjang Tambah PJJ Dua Hari
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.05