Freeport Indonesia Produksi 276.000 Ons Emas di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Freeport Indonesia mencatat produksi emas sebesar 276.000 ons pada semester pertama tahun 2026, menurun 54% dari 595.000 ons pada periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini disebabkan oleh insiden longsoran lumpur di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave pada September 2025, yang menghambat pemrosesan bijih dan memaksa fase pemulihan. Perusahaan melalui PT Freeport Indonesia (PTFI) terus menangani insiden dan fokus pada peningkatan kapasitas operasional yang aman.
Volume penjualan emas mencapai 234.000 ons dengan harga realisasi rata-rata US$4.709 per ons. Freeport-McMoRan (FCX) memproyeksikan pemulihan produksi, dengan tingkat yang diperkirakan mendekati 65% pada semester kedua 2026, 80% pertengahan 2027, dan kapasitas penuh akhir 2027. Selain emas, produksi tembaga juga turun menjadi 300 juta pon dari 655 juta pon tahun lalu. Perusahaan saat ini mengoptimalkan operasi smelter di Gresik, Jawa Timur, untuk mendukung produksi dan momentum pertumbuhan pasar global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 07.52
Izin Tambang Berakhir 2041, Ini Alasan Freeport Perpanjang Lebih Awal
JPNN.com · 4 Agustus 2026 pukul 16.41
10 Produk Terbaik Indonesia Masuk Nominasi di Forum T50 Summit 2026
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.00
Permintaan Investasi Emas Indonesia Melonjak 40%, Terkuat di Dunia
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.45
Produksi Pabrik Indonesia Naik Lagi Setelah Empat Bulan Turun
Berita terkait
Geger Harta Karun Emas 30.000 Ton di Banten Dirampok Asing
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.15
10 Saran Ahli untuk Kembangkan Hilirisasi Emas RI
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 08.02
Tokoh Papua Tengah Soroti WNA terkait Dugaan Aktivitas Tambang Emas
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 22.39
RI Dikepung Emas dari Sabang Sampai Merauke, Ini Buktinya
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.40