Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Gandeng Publik, Mensos Saifullah Yusuf Perbarui 14 Juta Data Penerima Bansos

Kementerian Sosial (Kemensos) membuka partisipasi publik untuk memutakhirkan data 14.141.195 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menekankan pentingnya data akurat sesuai arahan Presiden Prabowo, karena kondisi sosial ekonomi warga yang dinamis. Dua jalur utama disediakan: pembaruan data melalui partisipasi masyarakat dan verifikasi faktual oleh pendamping sosial di lapangan. Masyarakat yang menemukan ketidaksesuaian dapat melaporkan via Call Center 021-171 atau WhatsApp Lapor 0887-7171-171. Penyaringan ini menargetkan warga berpenghasilan menengah ke atas (Desil 6-10) agar tidak terdaftar sebagai penerima bansos. Program ini berjalan sejak Triwulan II 2025 hingga September 2026. Di samping itu, Kemensos menguji coba digitalisasi bansos melalui portal perlinsos.kemensos.go.id di 42 kabupaten/kota, melibatkan relawan, pendamping, dan perangkat desa untuk mendata kelompok rentan yang belum terjangkau bantuan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait