Garap Infrastruktur Pelabuhan dan Conveyor, IATA Genjot Alokasi Capex Rp200 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) mengalokasikan belanja modal sebesar Rp200 miliar untuk pengembangan infrastruktur pelabuhan dan sistem conveyor di konsesi IUP PT Arthaco Prima Energy (APE). Proyek ini mencakup pembangunan jetty dengan kapasitas stockpile 300 ribu ton dan sistem loading 300 ribu ton per bulan atau 3 juta ton per tahun. Pengembangan fasilitas ini telah dimulai sejak kuartal II-2025 dengan penyiapan jalan angkut all-weather sepanjang 10 kilometer. Porsi anggaran terbesar dialokasikan untuk pengadaan sistem conveyor heavy duty, dengan IATA mas masih memfinalisasi pemilihan vendor untuk spesifikasi terbaik. Menurut Wakil Direktur Utama IATA Kahar Chua, pembangunan pelabuhan ini mendukung produksi dan pengiriman batu bara di tahun-tahun mendatang.
Bagikan
Berita terkait
Kemenhub Tingkatkan Pemantauan Infrastruktur Pelabuhan Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.44
Sejumlah Pelabuhan di NTT Rusak Akibat Gempa, Begini Kondisinya
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 06.00
Rincian Pelabuhan Rusak Akibat Gempa di Flores NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 21.47
Dukung Konektivitas Tanjung Priok, Pelindo Dorong Kolaborasi Integrasi Tol
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.26