Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Gawat! Aksi Iran di Selat Hormuz Merusak Produksi Pangan Dunia

Direktur Kantor Penghubung FAO untuk Federasi Rusia, Oleg Kobiakov, memperingatkan bahwa aksi Iran di Selat Hormuz akan menyebabkan penurunan produksi dan pasokan pangan global pada semester kedua 2026 dan 2027. Menurutnya, dampaknya tidak hanya memengaruhi harga saat ini, tetapi juga hasil panen di musim-musim mendatang. Produksi pertanian mengikuti jadwal tanam yang tidak fleksibel, sehingga penundaan bahkan selama beberapa pekan dapat memaksa petani untuk mengurangi atau tidak menggunakan pupek, yang berdampak pada penurunan hasil panen. Kobiakov menambahkan, analisis FAO menunjukkan bahwa guncangan terkait krisis ini dapat menyebabkan kenaikan harga pangan dan meningkatnya kelaparan di negara-negara yang sudah terdampak krisis pangan. Pada 28 Februari, AS dan Israel menyerang target di Iran, yang memicu serangan balasan Iran. Iran kemudian menebar ranjau dan menyerang kapal asing di Selat Hormuz, hampir menghentikan total aktivitas pelayaran di jalur utama perdagangan minyak dan gas alam cair, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar global.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait