Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Geger, Manusia Rp 45 T Jadi Raja 17 Ladang Minyak Selama 100 Tahun

Alejandro Betancourt Lopez, pengusaha Venezuela berusia 46 tahun dengan kekayaan sekitar Rp45,8 triliun, menjadi sorotan setelah perusahaannya North American Blue Energy Partners (NABEP) mendapatkan hak mengelola 17 ladang minyak Venezuela selama 100 tahun. Kesepakatan ini melibatkan AS yang memperoleh 35% kepemilikan di NABEP serta kendali atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak terbukti. Presiden Donald Trump menyebut kesepakatan ini sebagai "kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah". NABEP saat ini memproduksi sekitar 250.000 barel minyak per hari dan berencana mencari pendanaan hingga US$10 miliar untuk ekspansi.

Betancourt yang lahir di Caracas pada 1980 dan berpendidikan di Amerika Serikat, memulai karier bisnisnya saat krisis listrik Venezuela pada 2009 dengan mendirikan Derwick Associates. Perusahaan tersebut mendapatkan 12 kontrak pemerintah tanpa tender senilai US$5 miliar, sehingga mendapat julukan "bolichicos". Transparency Venezuela menyampaikan dugaan proyek tersebut justru membutuhkan biaya 138% lebih tinggi dari perkiraan. Betancourt dan tim hukumnya membantah tuduhan korupsi tersebut.

Ekspansi bisnis Betancourt melintasi 16 negara meliputi akuisisi perusahaan kacamata Spanyol Hawkers dan entitas perbankan di Swiss dan Afrika. Otoritas di Spanyol, Swiss, Andorra, dan AS pernah membuka penyelidikan terhadapnya terkait dugaan korupsi dan pencucian uang, namun ia tidak pernah dinyatakan bersalah. Pada Mei 2026, pengadilan Inggris mencabut pembatasan perjalanannya setelah Swiss menarik permintaan ekstradisi. Betancourt kini berada di pusat strategi energi pemerintah AS di Venezuela.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait