Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Geger Wabah Penyakit di Lembaga Penelitian, Hampir 200 Orang Diawasi

Rusia menempatkan 189 orang di bawah pengawasan medis di wilayah Irkutsk, Siberia timur, menyusul kematian seorang pegawai institut penelitian anti-pes berusia 27 tahun. Kematian tersebut diduga berkaitan dengan paparan penyakit pes setelah korban melakukan perjalanan dinas ke wilayah Buryatia, yang sebelumnya dilaporkan memiliki wabah di dekat perbatasan Mongolia.

Namun, badan pengawas kesehatan Rospotrebnadzor menyatakan pasien meninggal karena pneumonia dengan etiologi tidak diketahui dan menegaskan situasi epidemiologi tetap stabil. Pemeriksaan lanjutan belum menemukan mikroorganisme terkait pekerjaan korban. Kasus ini turut dipantau oleh pemerintah Amerika Serikat, meski WHO dan otoritas kesehatan terkait belum memberikan komentar resmi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait