Gejolak Baru di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket Nyaris 4%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia melonjak hampir 4% setelah parlemen Iran dikabarkan membahas rancangan undang-undang yang mengusulkan pelarangan kapal milik Amerika Serikat, Israel, dan negara lain yang dianggap bermusuhan untuk melintasi Selat Hormuz. Wacana ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi terganggunya pasokan energi global melalui salah satu jalur pelayaran minyak terpenting di dunia. Minyak mentah Brent ditutup naik USD3,09 atau 3,89% menjadi USD82,54 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) AS menguat USD2,49 atau 3,31% ke level USD77,71 per barel.
Laporan kantor berita Fars menyebut komite parlemen Iran sedang mengkaji rancangan undang-undang yang juga mengusulkan denda hingga 20% dari nilai muatan kapal bagi pihak yang melanggar. Senior Vice President of Trading BOK Financial, Dennis Kissler, mengatakan pelaku pasar masih fokus pada perkembangan hubungan AS dan Iran. Semakin lama penyelesaian tertunda, semakin besar peluang harga minyak kembali menguat.
Selat Hormuz merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Sebelum konflik Iran pecah pada akhir Februari, sekitar 20% pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) global setiap hari melintasi selat tersebut. Ancaman terhadap keamanan pelayaran di kawasan itu langsung memengaruhi sentimen pasar energi internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.34
Harga Minyak Hari Ini Melambung Tersengat Rencana Iran Soal Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 06.40
Selat Hormuz Memanas, Kapal Minyak UEA Diserang Saat Melintas
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
Berita terkait
Selat Hormuz Belum Temui Titik Terang, Harga Minyak Catat Lonjakan 40% Tahun Ini
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 08.52
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Harga Minyak Dunia Bangkit Tipis, Perang AS-Iran Masih Bayangi Pasar
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.25
Harga Minyak Dunia Tembus USD88,52 per Barel, Melonjak 6% dalam Sepekan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 21.00