Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia terus menguat, dengan Brent menembus US$83,21 per barel dan WTI di US$77,87 per barel pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Kenaikan ini memperpanjang reli setelah sehari sebelumnya kedua kontrak melonjak lebih dari US$3 per barel. Penguatan didorong meningkatnya kekhawatiran terhadap kelancaran lalu lintas energi di Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak dan gas alam cair dunia.
Sentimen utama berasal dari rencana Iran dan Oman membahas aturan baru yang berpotensi membatasi kapal yang dianggap bermusuhan melintasi Selat Hormuz, termasuk usulan denda hingga 20% dari nilai muatan dan pungutan 5%-7% dari nilai kargo. Amerika Serikat menentang pungutan tersebut dan menginginkan lalu lintas tetap bebas. Namun, empat sumber industri menyebut skema ini sulit diterapkan karena terbentur sanksi AS terhadap Iran dan klausul asuransi. Ketegangan semakin bertambah setelah kelompok Houthi mengklaim melancarkan serangan rudal dan drone ke posisi Saudi di Marib dan Hadramout.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 08.15
Rencana Iran Perketat Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Mendidih
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 07.47
Negosiasi Selat Hormuz Ulet, Harga Minyak Dunia Kembali Mendidih Lebih 1%
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 15.57
Gejolak Baru di Timur Tengah, Harga Minyak Meroket Nyaris 4%
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Kembali Bergeliat, Brent Dekati US$88 per Barel
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 10.15
Harga Minyak Hari Ini Melambung Imbas Ketidakpastian Pembukaan Selat Hormuz
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 08.10
Harga Minyak Anjlok Nyaris 5% ke US$83 usai Trump Tunda Serang Iran
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.58
Donald Trump Batalkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Anjlok 4,5%
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 07.45