Gejolak Harga Minyak Dunia, Rupiah Diramal Tembus Rp17.850 Pekan Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah diperkirakan mengalami pelemahan menuju Rp17.850 per dolar AS pada pekan depan. Tekanan utama datang dari gejolak harga minyak dunia yang meningkat akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah, terutama perselisihan AS dan Iran serta konflik Rusia-Ukraina. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diproyeksikan bergerak antara USD91,60-103,50 per barel. Ketidakpastian pasar keuangan global membuat investor menburu aset aman seperti dolar AS. Jika Federal Reserve (The Fed) memperketat kebijakan moneter atau mempertahankan suku bunga tinggi, dolar AS akan semakin menguat, memperburuk kondisi rupiah di negara berkembang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.00
Harga Minyak Dunia Melonjak, IHSG Ditutup Melemah ke 6.541
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
JawaPos · 13 September 2026 pukul 09.45
Prediksi Rupiah Pekan Ini: Dolar AS Menguat, Rupiah Berpotensi Melemah
CNN Indonesia · 12 September 2026 pukul 14.44
Pertamina Tegaskan Harga Pertamax Dkk Tetap Ikuti Formula Pemerintah
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.611 per Dolar AS, Intip Biang Keroknya
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 18.10
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00
Rupiah Menguat ke Rp17.679, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI di Era Destry
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 15.38
Rupiah Melemah ke Rp17.722 Sore Ini, Tertekan Risiko Fiskal dan Geopolitik
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 15.45