Harga Minyak Dunia Melonjak, IHSG Ditutup Melemah ke 6.541
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

IHSG ditutup melemah 0,73% menjadi 6.541,38 pada Jumat (11/9) 2026, mengikuti tren negatif Asia pasca lonjakan harga minyak dunia di atas US$100 per barel. Konflik Timur Tengah dan pernyataan Presiden AS Trump memproyeksikan perang tidak akan berakhir hingga November 2026, memicu kekhawatiran inflasi global. Semua 45 saham unggulan LQ45 turun 0,95% menjadi 649,72. Rupiah melemah 64 poin ke Rp17.611 per AS$, terkait kenaikan PPI AS 0,4% (mtm) dan 4,6% (yoy) serta proyeksi Fed naik suku bunga. Di dalam negeri, IPR Juli 2026 naik 1,1% (yoy) dari penurunan 3,0% Juni, namun terhalang kekhawatiran beban subsidi energi APBN. Frekuensi transaksi mencapai 1,91 juta kali dengan nilai Rp14,66 triliun, 471 saham turun, 197 saham naik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.27
Rupiah Lunglai ke Rp17.611 per Dolar AS Imbas Konflik Timteng Memanas
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 18.10
Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.611 per Dolar AS, Intip Biang Keroknya
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 16.24
Rupiah tertekan akibat kenaikan data PPI Amerika Serikat
kumparan · 11 September 2026 pukul 16.19
IHSG Ditutup Melemah 0,73 Persen ke Level 6.541, Bursa Asia Kompak Merah
Berita terkait
IHSG Dibuka Sempat Menguat 0,40%, Tembus 6.626 di Tengah Gejolak Global
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.31
IHSG Sesi I Dibuka Naik 0,31% ke Level 6.110
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.03
Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS akibat Lonjakan PPI Amerika Serikat
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.54
Harga Minyak Dunia Melonjak, Rupiah Melemah ke Rp17.611 per Dolar AS
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.53