Gelar Ritual Memohon Hujan, MADN Imbau Warga Dayak Setop Membakar Lahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) mengeluarkan Surat Imbauan Nomor 566/MADN/S-I/VIII/2026 yang ditujukan kepada seluruh masyarakat adat Dayak di Kalimantan. Imbauan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) yang telah melanda wilayah tersebut selama hampir enam bulan terakhir. Presiden MADN, Marthin Billa, menyatakan bahwa kondisi darurat asap dan kekeringan ini berpotensi menyebabkan kerusakan hutan dan lahan, sekaligus mengancam kesehatan masyarakat. Surat imbauan ini mencakup pencegahan bencana, pelaksanaan ritual adat memohon hujan, dan doa bersama di seluruh Tanah Kalimantan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 23.00
WALHI: Ribuan Hotspot di Gambut dan Konsesi Bukti Negara Gagal Tindak Korporasi Karhutla
JawaPos · 31 Agustus 2026 pukul 22.00
Indonesia Dapat Bantuan dari Jepang untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 19.48
Titik Panas di 3 Provinsi Kalimantan Bertambah
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 18.15
BNPB: Titik panas karhutla meningkat pada tiga provinsi di Kalimantan
Berita terkait
KemenPU Salurkan Bantuan Air Bersih dan Tangani Karhutla di Kalimantan
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.02
Indef: Karhutla Kalimantan Picu Efek Berantai yang Rugikan Ekonomi Lokal
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.04
Kementerian PU Kerahkan Bantuan Penanganan Karhutla di Kalimantan dan Jambi
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 19.34
Semakin Kering, Puluhan Karhutla telah Terjadi di Majalengka
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 19.16