Gelombang Panas di Eropa, Hungaria Akan Menutup Pembangkit Nuklir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pembangkit listrik tenaga nuklir di Paks, Hungaria, satu-satunya fasilitas nuklir negara itu, akan ditutup pekan depan karena rendahnya permukaan air Sungai Danube. Pembangkit dengan empat reaktor berteknologi era Uni Soviet ini memasok sekitar 40 persen kebutuhan listrik tahunan Hungaria. Air dari Sungai Danube digunakan sebagai pendingin reaktor, namun permukaan sungai turun ke level terendah akibat minimnya curah hujan dan gelombang panas berkepanjangan sejak Mei.
Perdana Menteri Peter Magyar menyatakan penutupan bisa terjadi pada Selasa atau Rabu pekan depan. Situasi serupa juga terjadi di Rumania, yang telah mematikan satu reaktor nuklirnya dan berencana menutup reaktor kedua. Sejumlah negara Eropa lainnya mengambil langkah pengurangan risiko kebakaran serta mitigasi tekanan terhadap jaringan air dan energi.
Bagikan
Berita terkait
Gelombang Panas Surutkan Kapasitas Energi Nuklir di Eropa
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.31
Eropa Dilanda Kekeringan, Kapal Perang Nazi yang Tenggelam Bermunculan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 10.13
Indonesia tekankan krisis iklim tak boleh picu ketidakpastian hukum
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 13.12
Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.30