Gelombang Panas Ekstrem Eropa 2026: 80 Juta Orang Terpapar Suhu di Atas 40 Derajat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gelombang panas ekstrem di Eropa selama musim panas 2026 membahayakan 80 juta orang dengan suhu di atas 40 derajat Celsius. Data Copernicus menunjukkan Eropa Barat mengalami musim panas terpanas sepanjang sejarah, dengan 490 juta orang terpapar suhu di atas 35 derajat. Prancis paling parah, dengan 30 juta warga terpapar panas ekstrem dan lebih dari 20 juta orang menghadapi suhu di atas 35 derajat selama 21 hari, lima kali lebih lama dibanding 2022. Spanyol, Jerman, dan Italia juga terdampak signifikan.
Krisis infrastruktur muncul karena sebagian besar bangunan di Eropa belum dilengkapi AC yang memadai. Akibatnya, kematian terkait panas melonjak: Jerman 14.000 jiwa, Prancis 7.300, dan Spanyol 4.500. Di Pegunungan Alpen, suhu tinggi menyebabkan es dalam retak batu mencair, memicu rekor longsoran batu. Ilmuwan CNRS menjelaskan mekanisme ini mengancam keselamatan di kawasan pegunungan.
Gelombang panas juga memicu kekeringan parah, kebakaran hutan, dan penurunan hasil pertanian di seluruh UE. Para ilmuwan memperingatkan bahwa fenomena ini menandakan Bumi semakin dekat ke titik kritis global yang mengancam eksistensi manusia, termasuk keruntuhan hutan hujan dan pencairan permafrost.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.03
Ngeri! Kiamat Pangan Hantam Eropa, Kerugian Tembus Rp3.734 T
Berita terkait
Suhu Terpanas 'Didihkan' Eropa, Kapal Sampai Susah Berlayar
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 09.06
El Nino Berpotensi Picu Rekor Suhu Terpanas Global
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.43
China Digempur Cuaca Ekstrem, Xi Jinping Soroti Mitigasi Bencana
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 05.00
Kerugian Prancis akibat gelombang panas bisa capai 15 miliar euro
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 12.20