El Nino Berpotensi Picu Rekor Suhu Terpanas Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Nino berpotensi memicu rekor suhu terpanas global dalam beberapa bulan ke depan. Kombinasi dengan Indian Ocean Dipole (IOD) positif meningkatkan risiko panas ekstrem regional. Suhu permukaan laut di wilayah Niùo 3.4 mencapai 2,1 derajat Celsius di atas rata-rata, mengklasifikasikan El Nino sebagai sangat kuat. Direktur Pusat Penelitian Kebijakan dan Perubahan Iklim Universitas Bogazici Turkiye, Levent Kurnaz, memprediksi rekor suhu terpanas dunia akan terbaca akibat penambahan kontribusi jangka pendek El Nino ke sistem iklim yang sudah terpapar pemanasan. Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan El Nino akan memengaruhi iklim global hingga Oktober 2026 dengan kenaikan suhu di atas normal dan perubahan pola curah hujan. Dampak tumpang tindih antara El Nino dan IOD positif memperbesar risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk kebakaran, gelombang panas, dan kesehatan publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 15.02
Menhut Tinjau Penanganan Karhutla di Kalteng, Soroti Gambut yang Makin Kering
Berita terkait
Super El Nino 150 Tahun Lalu Tewaskan 50 Juta Orang, Apa yang Terjadi?
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.02
Bagaimana El Nino Pengaruhi Siklon Tropis dan Hurikan di Seluruh Dunia?
Detik.com · 25 September 2026 pukul 17.41
Efek El Nino, BMKG Sebut Puncak Musim Hujan Mundur hingga Awal 2027
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 17.39
Petaka El Nino Makin Parah, 450.000 Orang Terancam Tewas
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.22