Gelombang Panas Perparah Kebakaran Hutan di Prancis dan Spanyol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gelombang panas diperkirakan melanda Prancis dan Spanyol pekan ini, dengan suhu mencapai 40°C di Prancis dan 42°C di Spanyol timur laut. Kondisi ini memperparah kebakaran hutan terburuk di Eropa dalam beberapa dekade, karena kombinasi suhu tinggi, angin kering, dan kelembapan rendah meningkatkan risiko kebakaran ke tingkat ekstrem. Ribuan petugas pemadam dibantu pesawat pengebom air terus berupaya menahan api sebelum suhu kembali naik.
Di Prancis, kebakaran di dekat Bordeaux telah menghanguskan sekitar 42.000 hektare lahan, memaksa 220.000 orang mengungsi dan menghancurkan ratusan rumah. Presiden Macron menyatakan satu kebakaran di Landes berhasil dikendalikan. Di Spanyol, kebakaran di barat Madrid dan wilayah lain memaksa 60.000 orang meninggalkan rumah. Sejak awal tahun, sekitar 150.000 hektare lahan terbakar di Spanyol dan 115.000 hektare di Prancis.
Uni Eropa mengerahkan tambahan pesawat pemadam ke Prancis, namun sumber daya semakin tertekan karena kondisi ekstrem juga mengancam Hungaria, Slovakia, Republik Ceko, dan Portugal. Para ahli mengaitkan skala kebakaran dengan makin seringnya gelombang panas akibat perubahan iklim. Di Italia, kebakaran hutan di Puglia memaksa evakuasi ratusan wisatawan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 15.10
Rumah di Prancis Terancam Kebakaran, George Clooney dan Keluarga Mengungsi
CNN Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 15.30
Dunia Makin Terpanggang, Negara Ini Usulkan Rumah Baru Wajib Punya AC
Berita terkait
Gelombang Panas Ekstrem Melanda Eropa, Suhu Tembus 42,5 Derajat Celsius
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 12.09
Kerugian Prancis Akibat Gelombang Panas Diperkirakan Capai 15 Miliar Euro
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 03.03
500 Wisatawan Dievakuasi lewat Jalur Laut akibat Kebakaran Hutan di Yunani
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.46
Kerugian Prancis akibat gelombang panas bisa capai 15 miliar euro
ANTARA News · 13 Agustus 2026 pukul 12.20