Petaka El Nino Makin Parah, 450.000 Orang Terancam Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena El Nino memicu gelombang panas ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Februari mendatang. Laporan Climate Impact Lab Universitas Chicago memprediksi total 450.000 orang terancam meninggal dunia, dengan tambahan 240.000 kematian pada periode September hingga Februari. Kelompok lansia dan bayi menjadi pihak yang paling rentan terhadap dampak suhu ekstrem ini.
Dampak terparah diprediksi terjadi di Afrika, khususnya Nigeria dengan estimasi lebih dari 30.000 kematian tambahan. Negara lain yang terdampak signifikan meliputi Indonesia dengan 19.000 kematian, India 16.000 kematian, dan Brasil 13.000 kematian. Peneliti mengimbau masyarakat untuk memastikan ketersediaan pasokan air dan alat pendingin ruangan guna memitigasi risiko.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 19.50
174 Ribu Warga Terdampak Asap Karhutla, Ahmad Arif: Negara Gagal Lindungi Rakyat
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.16
Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan Nasional
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 12.28
El Nino Super Kembali Setelah 11 Tahun, Kekeringan Hebat Akan Melanda ASEAN
Berita terkait
Rekor! Korsel Catat Suhu Tertinggi 42,5 Derajat Celsius
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 11.06
El Nino dan Air Laut Tak Halangi Panen Padi 166 Ton di Batang
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.15
Pakar Ingatkan Bahaya Dehidrasi dan Tips Pencegahannya saat Musim Kemarau
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.47
Menkes Ingatkan DBD Berpotensi Naik saat El Nino, Ini Cara Pencegahannya
kumparan · 14 September 2026 pukul 19.55